Home / Uncategorized / Seorang Wanita penumpang Ojek Online Tewas Di Jambret

Seorang Wanita penumpang Ojek Online Tewas Di Jambret

Seorang Wanita penumpang Ojek Online Tewas Di Jambret – Pesan berantai lewat pelaksanaan WhatsApp diisi imbauan supaya waspada waktu naik ojek on-line lantaran ada penumpang yang tewas disebabkan dijambret menghebohkan dunia maya. Dalam pesan ini berantai ini tindakan penjambretan disebut-sebut berlangsung di lokasi Kemayoran, Jakarta Pusat.

Tersebut isi pesan berantai yang sudah menyebar di WhatsApp Grup ;
” Himbauan buat semuanya penumpang ojek on line mesti berhati2 & siaga. Baru saja terjdi jambret d kemayoran d jalan layang penumpang maen ponsel d jalananan hingga mengundang jmbrt terjdi lah tindakan jambret menjambret hingga driver ojek on-line serta penumpang terjatuh d jalan layang kemyaroan driver ojol selamet, penumpang wafat di rs partner kemayoran disebabkan terbentur kepala nya d trotoar. Tolong d himbau untuk shabat2 saya yg teman nya sodara2 nya klo naek ojek on-line jngan maen ponsel serta tas taro d tengah jngan d samping serta d belakang bahaya klo d tarik jambret. “

Kassubag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno tidak menolak ada penjambretan yang menewaskan penumpang ojek on-line. ” Tetap penyelidikan. Tengah didalami penyidik, ” kata Suyatno singkat pada Senin (2/7/2018).

Berdasar pada info yang didapat SINDOnews, tindakan penjambretan itu sebetulnya berlangsung di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat, depan kantor PT Gudang Garam. Korbannya adalah, Warsilah (23) warga Jalan Kebon Nanas Utara, Kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur.

Salah seseorang saksi Asep menyampaikan, penjambretan ini berlangsung pada Minggu, 1 Juli 2018. Korban naik ojek on-line dari arah Cipinang akan ke arah Kelapa Gading, Jakarta Utara.

” Di tempat, dua aktor memepet motor ojek on-line ini. Salah seseorang aktor berusaha merampas tas korban, ” kata Asep pada wartawan Senin (2/7/2018). Menurut Asep, sudah sempat berlangsung tarik menarik tas pada korban dengan aktor.

Lantaran kalah tenaga korban juga terpuruk ke aspal sampai pada akhirnya wafat dunia di RSCM, Jakarta Pusat. Korban di ketahui menanggung derita pendarahan di telinga serta hidung.

Selain itu Kapolsek Cempaka Putih sampai sekarang ini malas memberi info berkenaan tindakan penjambretan yang menelan korban jiwa di lokasi itu.

About admin