Home / berita umum / Pulau Reklamasi Jadi Lahan Kategori Daratan Diganti Istilah Oleh DKI

Pulau Reklamasi Jadi Lahan Kategori Daratan Diganti Istilah Oleh DKI

Pulau Reklamasi Jadi Lahan Kategori Daratan Diganti Istilah Oleh DKI – Pemerintah Propinsi DKI Jakarta tidak memakai arti pulau reklamasi untuk tempat di Teluk Utara Jakarta. Sekretaris Wilayah DKI Jakarta Saefullah menjelaskan DKI menyetujui pulau reklamasi jadi sisi dari daratan.

“Kan telah disebut jika itu adalah pantai atau sisi dari daratan. Makan ide pulau a, b, c, d sampai k, l, n, o, p itu tidak lagi ada ide pulau,” kata Saefullah di Balai Kota, Senin (17/6).

“Jadi idenya pantai sisi dari daratan seperti terhitung yang diperluasan pantai Ancol,” lanjut ia.

Selama ini, DKI masih menggunakan Ketentuan Gubernur nomer 206 tahun 2016 mengenai Gagasan Tata Kota jadi pegangang sesaat. Referensi ini digunakan sesaat sambil menanti Gagasan Detail Tata Ruangan (RDTR) yang sekarang sedang diulas.

“Pegangannya sampai sesaat pergub itu. Nanti kita akan merevisi RDTR dalam tempo dekat. Kita PK (Pemeriksaan kembali),” jelas Saefullah.
DKI Ubah Arti Pulau Reklamasi Jadi Tempat Kelompok DaratanSekda DKI Jakarta Saefullah.

RDTR ini bisa menjadi referensi buat pemerintah untuk membenahi lokasi di satu wilayah. Ini sebagai masalah pemberian Izin Membangun Bangunan (IMB) yang diberi DKI pada seputar 900 bangunan di Teluk Jakarta.

Sesaat basic pengeluaran RDTR sendiri adalah satu ketentuan wilayah. Tetapi sampai sekarang DKI belum juga mengulas raperda tentang reklamasi di Ibu Kota.
Awalnya, ada dua raperda yang mengulas detil reklamasi yaitu, Gagasan Zonasi Daerah Pesisir serta Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) serta Gagasan Tata Ruangan Lokasi Strategis Pantai Utara Jakarta (RTRKS).

Tetapi, DKI putuskan tidak meneruskan kembali RTRKS. DKI cuma ajukan bahasan raperda RZWP3K ke dewan serta sekarang sedang dalam step bahasan.

About penulis77