Home / Uncategorized / Polres Purwakarta Berhasil Membekuk Seorang Penyuplai Obat Keras

Polres Purwakarta Berhasil Membekuk Seorang Penyuplai Obat Keras

Polres Purwakarta Berhasil Membekuk Seorang Penyuplai Obat Keras – Unit Reserse Narkoba Polres Purwakarta, Jawa Barat, membekuk seseorang penyuplai obat terlarang buat pelajar serta anak jalanan, Kamis (26/10/2017) . Jumlah 4. 020 butir obat terlarang sukses diamankan jadi tanda untuk bukti dari tersangka.

Obat-obatan yg sukses diambil alih itu terbagi dalam tipe heximer trihrxyphenidyl jumlah 3. 822 butir serta tramadol jumlah 200 tablet. Tipe obat-obatan ini dinilai benar-benar beresiko kalau dikonsumsi terlalu berlebih, bahkan juga dapat mengundang kematian.

Kaur Bin Ops Unit Reserse Narkoba Polres Purwakarta, Ipda Rudianto, mengungkap, penangkapan aktor berasal dari masalah kecelakaan jalan raya di salah satunya jalan raya di Purwakarta. Sehabis dijalankan kontrol atas masalah kecelakaan itu, aktor nyatanya menyimpan obat-obat terlarang pada kendaraannya.

” Sehabis dijalankan penyelidikan, aktor merupakan pengedar obat-obat beresiko. Menurut pengakuannya, obat-obat itu diedarkan kepada pelajar dan anak jalanan di sekitaran Purwakarta, ” ungkap Rudianto.

Disamping itu, polisi juga sukses membekuk empat pengedar ganja di tempat tinggalnya semasing. Mereka semasing berinisial Aa, De, An serta Rbe, seluruhnya sebagai warga Purwakarta. Dari ke-4 tersangka, sukses diamankan tanda untuk bukti berwujud 18 bungkus kecil paket ganja kering siap edar.

Menurut Rudianto, penangkapan ini lantaran laporan penduduk atas aksinya yg selamanya bertransaksi narkoba di lebih kurang Pasar Plered. Sehabis dijalankan penyelidikan, petugas sukses menangkap dua pengedar. Dari pengembangan dua tersangka itu polisi sukses menangkap As (34) , warga Kecamatan Maniis Purwakarta.

Pernyataan tersangka, ganja yg di jual serta diedarkan itu didapat dari daerah Sukabumi dengan harga Rp700. 000/pergaris. Selanjutnya dipecah-pecah jadi jadi paket kecil serta dijualnya Rp50. 000/paket.

Atas penangkapan, baik pengedar atau Bandar ganja, atau obat-obatan terlarang, dijerat UU Narkotika dengan ancaman diatas lima th. penjara. Sedang buat pengedar obat-obatan terlarang dijerat UU Nomer 36/2009 terkait Kesehatan dengan ancaman juga diatas lima th. penjara.

About