Home / kebudayaan / Peninggalan Kerajaan Kahuripan

Peninggalan Kerajaan Kahuripan

Peninggalan Kerajaan Kahuripan – Susunan dari batu yg serupa bangunan candi, diketemukan warga di lereng Pegunungan Anjasmoro, Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Warga menganggap bangunan itu menjadi web purbakala peninggalan Kerajaan Kahuripan yg di pimpin Raja Airlangga.

Bangunan itu terdapat cukup jauh dari pemukiman masyarakat Dusun Begagan, Desa Begaganlimo. Utk menggapai area, cuma dapat ditempuh dengan jalan kaki seputar 500 mtr. melalui jalan setapak serta rimba. Bangunan ini terdapat seputar 100 mtr. pada segi utara web Watu Bancik yg udah diputuskan sebagai web purbakala peninggalan Kerajaan Kahuripan.

Bangunan yg masih tetap misterius ini di perkirakan mempunyai ukuran sangatlah besar. Warga menyebutnya sebagai web Watu Piring dikarenakan mempunyai bentuk yg menyerupai tumpukan piring. Pada sisi tengah web dibelah oleh sungai kecil yg mengalir dari Gunung Anjasmoro ke pemukiman masyarakat.

Pada segi utara sungai ini, ada lempengan batu besar semasing selama 30 mtr. dengan ketinggian seputar 4 mtr.. Lempengan batu ini membentang selama seputar 100 mtr.. Sesaat pada ujung timurnya, ada tumpukan lempengan batu yg tersusun rapi serupa candi. Ketebalan batu penyusunnya 2-5 cm

Sesaat pada segi barat, tepatnya di bukit yg dinamakan warga Bukit Asmoro, bangunan mirip juga diketemukan berbentuk yg tambah besar. Tersusun dari lempengan batu seukuran bata merah, bangunan itu serupa candi komplet dengan undakan seperti tangga. Bahkan juga, ditengah aliran sungai juga diketemukan susunan menyerupai candi dari bebatuan mirip. Ketinggian susunan di sungai itu seputar 1 mtr..

” Web Watu Piring ini kami dapatkan sehabis banjir bandang beberapa hari yg selanjutnya. Bangunan ini awalannya tertutup tanah serta semak di bukit, lantas kelihatan sehabis tersapu banjir bandang, ” kata tokoh warga Dusun Begagan, Sauji (47) terhadap wartawan, Sabtu (8/4/2017).

Sauji menuturkan, warga setempat yakin web Watu Piring sebagai peninggalan bersejarah dari Kerajaan Kahuripan yg di pimpin Raja Airlangga. Warga mengaitkan web ini dengan kehadiran web Watu Bancik yg terlebih dulu diketemukan seputar 100 mtr. pada segi selatan. Watu Bancik sendiri menjadi web purbakala dari batu, peninggalan Kerajaan Kahuripan

” Benar-benar masih tetap jadi teka-teki, dugaan warga menghadap pada web purbakala dikarenakan batunya kelihatan tertib. Apabila peninggalan Majapahit persis dengan bata merah, di perkirakan web ini peninggalan Raja Airlangga yg biasanya situsnya dari batu, ” terangnya.

Raja Airlangga memerintah Kerajaan Kahuripan th. 1009-1042 masehi dengan gelar Abhiseka Sri Maharaja Rakai Halu Sri Dharmawangsa Airlangga Anantawikramottunggadewa. Kerajaan ini berpusat di Kahuripan, Kabupaten Sidoarjo. Lokasi kekuasaannya membentang dari Pasuruan sampai Madiun. Pantai utara Jawa, khususnya Surabaya serta Tuban, jadi pusat perdagangan yg terutama pada waktu kerajaan ini.

About admin