Home / berita umum / Penderita Hepatitis A Di Pacitan Tembus 824 Orang

Penderita Hepatitis A Di Pacitan Tembus 824 Orang

Penderita Hepatitis A Di Pacitan Tembus 824 Orang – Wabah Hepatitis A di Kabupaten Pacitan terus meluas. Dinas Kesehatan mencatat angka pasien sampai 824 orang.

Pasien paling banyak ada di Kecamatan Sudimoro, yaitu sampai 481 orang. Selanjutnya di Puskesmas Ngadirojo dengan jumlahnya pasien 137 orang.

Di posisi ke-3 ada Puskesmas Sukorejo dengan 78 pasien, diikuti Tulakan sekitar 58 pasien. Selanjutnya dari Puskesmas Wonokarto diadukan ada 37 pasien.

Sedang untuk Puskesmas Bubakan yang ada di daerah Kecamatan Tulakan, jumlahnya pasien tertera 17 orang. Lonjakan malah berlangsung di daerah Arjosari. Angka terbaru sampai 11 pasien. Walau sebenarnya satu hari awalnya cuma 2 pasien.

Sedang di daerah Puskesmas Tegalombo diketemukan 4 pasien. Ada di posisi paling akhir ialah penemuan di Puskesmas Ketrowonojoyo, Kecamatan Kebonagung sekitar 1 pasien.

“Sampai sekarang ini (pasien) yang dirawat di puskesmas atau rumah sakit sekitar 80 orang,” kata dr Eko Budiono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan waktu didapati detikcom di kantornya, Jl Satsuit Tubun, Kamis (27/6/2019) sore.

Selesai penentuan status KLB, lanjut Eko, perlakuan masalah Hepatitis A di Pacitan terus diintensifkan. Jumlahnya pasien yang dirawat membuat petugas puskesmas kecapekan. Dinas Kesehatan sangat terpaksa lakukan pengerahan tenaga kesehatan dari puskesmas lain.

“Telah berapa hari menjaga hingga mereka (petugas puskesmas) kecapekan. Ini mereka dibantu oleh tenaga dari lain puskesmas. Itu benar-benar relevan menolong,” paparnya.

Di lain sisi, Eko memandang peranan warga besar sekali dalam mendesak penyebaran penyakit karena virus itu. Mengejar biasanya publikasi oleh petugas promo kesehatan, kesadaran masyarakat melapor semakin bertambah waktu merasakan tersangka pasien baru.

“(Info) kita tangkap sedini mungkin agar jadi data yang kita ulas serta kita olah,” ujarnya berkaitan serangan wabah yang telah berjalan hampir 2 minggu.

About penulis77