Home / berita umum / Pemilik Porsche Cayman Rumah Berlapis Seng

Pemilik Porsche Cayman Rumah Berlapis Seng

Pemilik Porsche Cayman Rumah Berlapis Seng – Samsat Jakarta Barat serta Tubuh Penghasilan serta Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta temukan perihal tidak tersangka waktu mengecheck alamat pemilik Porsche Cayman yang menunggak pajak. Waktu didatangi sesuai dengan alamat, rupanya pemilik mobil elegan itu tinggal di dalam rumah berdinding tripleks serta seng.

Pemilik mobil elegan itu tercatat bernama Aliyah yang beralamat di Jalan Karya Barat IV, RT 09 RW 03, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Akan tetapi, waktu lakukan penelusuran Minggu (23/12/2018), petugas tidak merasakan pemilik rumah sebab tengah ada di luar kota.

“Saya akan susuri kembali hari Rabu (26/12) sesudah ibu Aliyah kembali pada Jakarta,” kata Kepala Unit Service Pajak Kendaraan Bermotor serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PKB BBNKB) Jakarta Barat Elling Hartono waktu dihubungi, Senin (24/12/2018).

Mobil Porsche Cayman itu dimaksud mempunyai nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) Rp 1,1 miliar. Selain itu, pajak yang ditunggak si pemilik saat setahun sejumlah Rp 28 juta.

Elling menyangka si pemilik asli cuma meminjam KTP Aliyah. Ia menjelaskan timnya akan kembali mendatangi rumah itu serta menanyai Aliyah masalah namanya yang tertera pemilik mobil elegan.

Plt Kepala Tubuh Pajak serta Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta Faisal Syafruddin menyangka pemilik asli Porsche itu meminjam KTP Aliyah untuk hindari pajak progresif. Ia memandang tindakan si pemilik asli itu dapat digolongkan menjadi penggelapan.

“Ini adalah salah satunya dapat disebut penggelapan sebab beliau yang miliki kendaraan jauhi pajak progresif yang ada, hingga memakai KTP orang yang lain yang tidak cocok,” kata Faisal Syafruddin.

juga mendatangi rumah yang disebut. Waktu datang disana, tidak berjumpa dengan Aliyah sebab masih tetap di luar kota. Tampak rumah itu terbagi dalam dua lantai yang lantai pertamanya berdinding bata sesaat lantai kedua-duanya tampak berdinding tripleks serta seng dan tidak ada garasi mobil benar-benar.

Ibu Aliyah, Mpok Aya, menjelaskan anaknya itu ngontrak di lantai dua rumah itu. Diakuinya tidak meyakini anaknya dapat beli mobil elegan sebab harga nya yang mahal.

“Aliyah itu anak saya, tinggal diatas itu ngontrak. Sepertinya itu tidak benar soalnya. Aliyah itu di dalam rumah selalu manakah miliki mobil, orang susahkan, duitnya ikut dari tempat mana mobil tentu credit tentu bayar sepertinya tidak yakin miliki mobil,” kata Aya waktu di tanya masalah Aliyah menjadi memilik mobil serta menunggak pajak.

Mpok Aya menyebutkan anaknya adalah seseorang ibu rumah-tangga serta tidak mempunyai pekerjaan yang lain. Suami Aliyah, dimaksud Mpok Aya menjadi petugas keamanan di salah satunya kompleks perumahan.

“Suaminya itu kerja keamanan di perumahan Sempurna Indah,” katanya.

Aliyah serta suaminya dimaksud mempunyai satu unit sepeda motor. Mpok Aya menyangka ada orang yang menyengaja manfaatkan nama Aliyah untuk beli mobil elegan itu.

“Ya mungkin itu miliki orang tetapi gunakan nama ia ya jika kita mah tidak mungkin miliki mobil seperti begitu. Mungkin orang gunakan nama ia atas nama anak saya, tetapi yang miliki orang kaya. Orang sulit manakah kuat bayar credit mobil, makan saja sulit,” tutur Mpok Aya.

(Aliyah tengah) pulang kampung ke Cirebon, kondangan ke kampung suaminya. Jika Aliyah anak saya orang Betawi. Saya ikut bingung ada gini-gini,” sambungnya.

Pihak Samsat juga akan balik lagi ke rumah itu untuk berjumpa Aliyah. Nanti, bila memang benar mobil itu bukan punya Aliyah, jadi ia disuruh untuk memblokirnya agar tidak diuber oleh petugas pajak.

“Besok akan suruh balik nama. Akan diterangkan, kelak anda kasihan, diuber pajak. Saya akan terangkan itu,” kata Elling.

About admin