Home / Berita Bola / Pemain Kelas Dunia Jadi Beban Karena Nilai Transfer

Pemain Kelas Dunia Jadi Beban Karena Nilai Transfer

Pemain Kelas Dunia Jadi Beban Karena Nilai Transfer – Eks punggawa Manchester United (MU) , Michael Owen, menginginkan besar pada penyerang Romelu Lukaku. Dia meyakini Lukaku dapat sanggup bercahaya apabila sukses menangani desakan dikarenakan harga transfernya yg benar-benar besar.

Owen mengemukakan bahwa nilai transfer yg besar kadang waktu benar-benar dapat jadi beban buat seseorang pesepakbola. Tapi, menurutnya, hal semacam tersebut tidak dapat jadi persoalan pada pemain kelas dunia.

” Seseorang pemain kelas dunia mesti jadi biasa dengan desakan. Nilai transfer merupakan suatu hal yg harusnya tidak Lukaku fikirkan. Dia cuma mesti berkonsentrasi pada sepak bola serta waktu anda kenal bahwa anda dapat melaksanakan itu, jadi tidak dapat ada kegugupan di lapangan, ” tangkisnya.

MU benar-benar mesti membayar mahal buat memperoleh Romelu Lukaku dari Everton. Mereka merogoh kocek sampai 75 juta pound sterling atau lebih kurang Rp 1, 3 triliun. Nilai itu bahkan juga dapat makin tambah apabila Lukaku sanggup terlihat apik musim ini.

Owen menginginkan Lukaku dapat menjawab nilai transfer yg besarnya itu dengan perform apik di lapangan. Sekurang-kurangnya, dia menginginkan Lukaku dapat cetak minimal 20 gol dalam semusim di Liga Inggris, seperti sama yg dia laksanakan di Everton lebih dari satu musim terakhir.

” Dia dapat bermain di tim yg dapat membuat banyak kesempatan serta dia merupakan pemain memiliki kualitas, jadi sangatlah mungkin dia membuat banyak gol. Saya benar-benar menginginkan dia dapat cetak lebih dari 20 gol semusim, seluruhnya bergantung seberapa baik yg dapat dia laksanakan, ” tukasnya.

Lukaku sendiri baru membuat gol perdananya buat Manchester United. Dia cetak gol kemenangan MU pada pertandingan persahabatan melawan club Amerika Perkumpulan, Real Salt Lake. United yg pernah ketinggal 1-0 selanjutnya menang 2-1 sehabis gol dari Henrikh Mkhitaryan serta Lukaku.

About admin