Home / Peristiwa / Pedagang Makanan Harus Menyertakan Sertifikasi | Peristiwa

Pedagang Makanan Harus Menyertakan Sertifikasi | Peristiwa

Pedagang Makanan Harus Menyertakan Sertifikasi | Peristiwa, Pemprov DKI Jakarta mengajak Tubuh Pengawas Obat & Makan ( Badan Pengawasan Obat Dan Makanan) buat melaksanakan untuk memantau peredaran makanan di ibu kota. Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Kepala Balai Besar Badan Pengawasan Obat Dan Makanan Dewi Prawitasari & Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah disaksikan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ahok menyebut, kerja sama itu dapat difokuskan kepada pengawasan pangan olahan yang terintegrasi dengan system Jakarta Smart City. Lembaga Kominfo DKI Jakarta bertanggung jawab sediakan data & informasi penjual makanan yang berbasis penerapan telephone seluler. Sedangkan Badan Pengawasan Obat Dan Makanan laksanakan pengujian terhadap toko makanan. Bagi yang lolos sertifikasi, nantinya direkomendasikan lewat penerapan buat disebarkuaskan.

Yang Merupakan penunjang kinerja Badan Pengawasan Obat Dan Makanan, Ahok mengungkapkan bakal sediakan kendaraan operasional buat menguji kandungan makanan ke pedagang-pedagang. Lantaran, Ahok pula menerima keluhan dari pedagang mungil yang kesusahan jika mesti ke kantor Badan Pengawasan Obat Dan Makanan di Ragunan, Jakarta Selatan.

Ahok serta bakal menginstruksikan satuan Layanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) supaya memudahkan penduduk DKI Jakarta, khususnya pedagang, buat meraih kode pun sertifikasi Badan Pengawasan Obat Dan Makanan. Nantinya pedagang apalagi dulu ditawarkan mendaftar lewat ke PTSP di tiap-tiap kelurahan bersama mengambil contoh ke Badan Pengawasan Obat Dan Makanan. Tetapi, pedagang yang mendapat sertifikasi mesti lewat pengujian apalagi dahulu dari Badan Pengawasan Obat Dan Makanan. Itu buat mengetahui keadaan, zat, ataupun bahaya makanan yang dapat diperjualbelikan.

About admin