Home / berita umum / Negara Lain Mulai Kurangi Supply Batu Bara Mereka Dari Indonesia

Negara Lain Mulai Kurangi Supply Batu Bara Mereka Dari Indonesia

Negara Lain Mulai Kurangi Supply Batu Bara Mereka Dari Indonesia – Kementerian Daya serta Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan harga batu bara referensi (HBA) pada Mei 2019 sebesar US$81,86 per ton atau kembali turun 7,87 % dari tempat bulan awalnya US$88,85 per ton.

Kepala Biro Komunikasi, Service Info Publik serta Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengutarakan pelemahan HBA bulan ini dikarenakan oleh menyusutnya keinginan pasar pada batu bara.

Penurunan keinginan itu terutamanya berlangsung sebab kebijaksanaan penetapan import batu bara oleh beberapa negara Asia Timur serta Asia Barat, terutamanya China serta India.

“Sekarang ini China sampai India mulai kurangi supply batu bara mereka dari Indonesia. Mereka lakukan perlindungan import dengan perbanyak produksi dalam negeri untuk penuhi keperluan domestik,” tutur Agung dalam info sah diambil, Rabu (8/5).

Sebetulnya, trend merosotnya HBA terjadi semenjak Agustus 2018 kemarin. Saat itu, HBA masih dibanderol sejumlah US$104,5 per ton.

Pada Oktober 2018, harga batu bara masih ada di rata-rata US$100,89 per ton. Lalu, harga turun jadi US$97,90 per ton pada November 2018 serta sebesar US$92,51 per ton pada Desember 2018.

Trend merosotnya harga batu bara bersambung semenjak awal tahun. Pada Januari 2019, HBA dibanderol US$92,41 per ton, Februari US$91,80 per ton, serta Maret US$90,57 per ton.

Selanjutnya, Agung menjelaskan HBA didapat dari rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Ekspor Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), serta Platts 5.900 pada bulan awalnya. Hal tersebut dengan kualitas yang disamakan pada kalori 6.322 kcal per kg GAR.

Ketentuan HBA Mei 2019 didasarkan pada Ketetapan Menteri ESDM 76 K/30/MEM/2019. Dalam beleid yang sama, Menteri ESDM Ignasius Jonan keluarkan 20 harga mineral logam lain di bulan yang sama, seperti emas sejumlah US$ 1.296,44 per ounce, aluminium US$1.865,59 per ounce, tembaga US$6.442,16 per ounce, serta nikel US$13.000,91 per ounce.

About penulis77