Mata Uang Rupiah Di Potensikan Bakal Melemah

Mata Uang Rupiah Di Potensikan Bakal Melemah – Nilai ganti rupiah ada di tempat Rp14.335 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot Jumat (10/5) pagi. Tempat ini kuat 0,17 % dibanding penutupan Kamis (9/5) yaitu Rp14.363 per dolar AS.

Pagi ini hari, gerakan sejumlah besar mata uang penting Asia termasuk kuat. Dolar Hong Kong kuat 0,01 %, dolar Singapura kuat 0,04 %, won Korea Selatan kuat 0,05 %, baht Thailand kuat 0,3 %.

Selain itu, masih ada mata uang Asia yang melemah seperti yen Jepang sebesar 0,12 %, peso Filipina sebesar 0,03 %, serta ringgit Malaysia sebesar 0,02 %.

Meskipun begitu, Analis Monex Investindo Awal Nurhadi Yahsyi menjelaskan ini hari rupiah peluang akan tertekan menunggu hasil negosiasi perang dagang antara AS serta China sesudah AS meningkatkan bea import produk China dari 10 % jadi 25 %. Aktor pasar cemas, pertemuan yang akan selesai ini hari akan memunculkan permusuhan.

“AS katakan China sampai kini yang melanggar persetujuan, tetapi sikap China malah menunjukkan ingin selekasnya mengakhiri perang dagang yang berkurang antar kedua-duanya. Ini mungkin saja masih memberatkan rupiah ini hari,” jelas Awal, Jumat (10/5).

Lalu, aktor pasar masih menanti-nanti launching Bank Indonesia masalah neraca pembayaran di kuartal I 2019 untuk lihat angka defisit transaksi berjalan. Aktor pasar, jelas ia, begitu cemas dengan defisit transaksi berjalan sesudah kenaikan harga minyak sekian waktu paling akhir.

Tetapi, Awal meramalkan depresiasi nilai ganti ini hari tidak dalam sebab beberapa investor telah mulai lakukan tindakan mengambil untung (keuntungan taking) atas rupiah. Ini karena rupiah telah melemah hampir tiga minggu beruntun.

“Jadi mungkin ini hari rupiah berada di range Rp14.340 sampai Rp14.400 per dolar AS,” tutur ia