Home / berita umum / Hendak Pulang Usai Makan di Warung, Pemuda di Ciamis Dianiaya Geng Motor

Hendak Pulang Usai Makan di Warung, Pemuda di Ciamis Dianiaya Geng Motor

Hendak Pulang Usai Makan di Warung, Pemuda di Ciamis Dianiaya Geng Motor – Seseorang pemudaJujun (22) wargaBojong,Cijeungjing, KabupatenCiamis, Jawa Barat, jadi korban penganiayaan grup (geng) motor diCiamis. Korban alami luka memar sesudah terjatuh serta luka sobek sisi bibir karena hantaman benda tumpul.

Jujun menjelaskan momen itu berlangsung pada Minggu pagi hari (3/2/2019) di seputar Pasar Ciamis. Waktu itu dia habis makan di warung akan pulang. Tidak diduga dari arah belakang didug sekumpulan geng motor yang disangka seputar 20 orang memepet sepeda motornya. Lalu korban terjatuh serta menghantamnya disangka memakai gear ke muka, tentang bibirnya.

“Mereka tidak diduga memepet saya sampai terjatuh lantas ditabrak, saya ingin coba menantang tetapi tidak dapat, sesudah saya luka mereka langsung pergi,” tutur Jujun waktu dihubungi lewat telephone, Jumat (8/2/2019).

Korban sudah sempat lihat geng motor itu memakai jaket dengan logo gambar hiu di belakangnya. Sesudah peristiwa, korban dibawa ke Rumah Sakit untuk diobati. Jujun mengakui sudah sempat tidak sadarkan diri.

Jujun mengakui tidak tahu pemicu aktor lakukan pengeroyokan terhadapnya. Sebab sampai kini dia mengakui tidak mempunyai permasalahan.

“Sesudah peristiwa keadaan telah lebih baik saya langsung memberikan laporan momen ini ke Polres Ciamis hari Senin tempo hari,” tuturnya.

Sesudah mendapatkan laporan, deretan Satreskrim Polres Ciamis langsung lakukan pengejaran pada aktor penganiayaan itu. Beberapa waktu sesudah pengejaran, aktor sekitar 12 orang sukses ditangkap rinciannya 6 aktor umur dewasa, sedang 6 orang di bawah usia diberikan di yayasan lokasi Banjarsari Ciamis. Sedang 8 orang aktor penganiayaan masih tetap DPO.

“Telah kami amankan aktor yang lakukan penganiayaan dengan bersama didepan umum, yang berlangsung pada Minggu pagi hari 3 Februari 2019. Aktor 12 orang, 8 masih tetap DPO,” tutur Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso di Mapolres Ciamis.

Polisi mengamankan tanda bukti 8 unit sepeda motor punya beberapa aktor penganiayaan yang disebut grup bermotor serta satu pentungan kayu/stik baseball. Karena tindakannya, aktor dijaring dengan masalah 170 KUHPidana dengan intimidasi hukuman 7 tahun penjara.

Bismo mengakui tidak segan-segan untuk bertindak buat siapapun yang membuat onar di lokasi Ciamis. Bismo menyarankan pada beberapa pemuda tidak bertindak yang melanggar hukum. Semestinya pemuda lakukan pekerjaan positif.

“Ciamis mesti bersih dari penganiayaan yang menyertakan beberapa orang,” ujarnya.

About admin