Home / Uncategorized / BBPOM Aceh Sita Ribuan Makanan Dan Obat Dari 4 Kabupaten

BBPOM Aceh Sita Ribuan Makanan Dan Obat Dari 4 Kabupaten

BBPOM Aceh Sita Ribuan Makanan Dan Obat Dari 4 Kabupaten – Balai Besar Pengawasan Obat serta Makanan (BBPOM) Aceh memetakan ada empat kabupaten/kota di Aceh riskan kepada peredaran makanan serta obat-obatan illegal.

Ke empat kabupaten/kota itu merupakan Kota Lhokseumawe, Langsa, Kabupaten Bireuen serta Pidie. Pada Operasi Campuran Nasional (Opganas) BBPOM Aceh menemukannya beberapa ribu product obat-obatan illegal. Rata-rata product yg diketemukan kosmetik kecantikan serta jamu tradisonal.

” Semestinya ada lebih dahulu pemeriksaan yg kami jalankan daerah yg riskan kepada peredaran makanan serta obat-obatan ilegal, ” kata Kepala BBPOM Aceh, Drs Zulkifli, Apt, Selasa (12/9) pada konferensi pers di kantornya.

Mengenai product yg diambil dalam Opgapnas ini bersifat obat tradisionil banyak 25 item dengan jumlah 319 pcs serta utk kosmetik 142 item dengan jumlah 4072 pcs. Keseluruhan nilai barang yg diambil sepanjang Opgapnas lepas 5-6 September 2017 sebesar Rp 54 juta lebih.

Barang tanpa ada surat izin edar yg diambil BBPOM Aceh seperti kosmetik pemutih bermacam brand. Kosmetik ini diambil lantaran mempunyai kandungan zat kimia beresiko. Dan product obat tradisionil, seperti jamu obat kuat serta yang lain lantaran tak miliki izin edar dari BBPOM serta mempunyai kandungan zar kimia beresiko.

” Kosmetik pemutih itu mempunyai kandungan merkuri. Kok tega ibu-ibu gunakan air aki itu, maka itu cek dahulu saat sebelum memanfaatkan product tanpa ada izin edar itu, ” katanya.

Tidak hanya itu, sebutnya, ada juga banyak product yg mengedar di pasar yg udah lama dilarang oleh BBPOM. Seperti pemutih temu layak, masihlah saja mengedar sekarang serta costumer lantas masihlah memohon product itu. Walaupun sebenarnya product itu udah dilarang oleh BBPOM sejak mulai th. 2009 waktu lalu.

Dan utk yang miliki, sebutnya, BBPOM belum pula miliki kewenangan utk laksanakan penindakan, apa kembali laksanakan penahanan. Namun demikian, sejauh ini ia mengakui yang miliki tak sempat mangkir kala diperintah info utk laksanakan pengusutan seterusnya.

” Mereka (yang miliki barang) tak sempat lari kala kita minta info, ” ujarnya.

Kala ditanyakan bagaimana modus masuk product kosmetik tanpa ada surat izin edar itu mengedar di Aceh, khususnya product dari luar negeri. Zulkifli mengakui utk membongkar jaringan ini butuh kerja sama multistakeholher.

” BBPOM tak dapat bermain tunggal, diperlukan support dari kepolisian atau lembaga tentang yang lain, ” tukasnya.

Menurut dia, pelabuhan tikus serta pelabuhan-pelabuhan yg berada pada Sumatera Utara (Sumut) , Medan sangatlah riskan diselundupkan product tanpa ada izn edar. Pihaknya, bakal bekerja sama dengan kepolisian utk tutup rantai peredaran itu.

About admin