Ahli Komputer Bebas Dari Hukuman Seumur Hidup

Ahli Komputer Bebas Dari Hukuman Seumur Hidup – Seseorang masyarakat Kanada kelahiran Iran melarikan diri dari Iran sesudah dipenjara disana sepanjang 11 tahun serta kembali pada Kanada.

Saeed Malekpour dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas program computer yang dirancangnya untuk mengupload foto-foto yang, menurut otoritas Iran, dipakai pada beberapa situs porno berbahasa Persia.

Saudaranya menggunggah video pada media online yang tunjukkan kepulangannya ke Kanada pada Jumat kemarin.

Ia melarikan diri dari Iran waktu dibebaskan dari hukuman penjara periode pendek.

Potret wanita Iran, sebelum dan setelah Revolusi Islam 1979
Dilarang masuk stadion, photografer wanita Iran meliput dari atap rumah orang
Terlepas kerudung di muka umum, wanita Iran dijatuhi hukuman penjara
Masalah yang dihadapi Malekpour adalah salah-satu dari beberapa masalah penting yang menyertakan masyarakat Iran dengan dua kewarganegaraan atau masyarakat asing yang mempunyai izin tinggal.

Dalam komentar yang diberikan oleh kantor berita sah peradilan Iran, Mizan Online, jubir Gholamhossein Esmaili menjelaskan Malekpour sedang “cuti tiga hari dari penjara” serta “dilarang tinggalkan Iran”.

“Rupanya ia memakai langkah ilegal untuk tinggalkan Iran,” lebih Esmaili.

Payam Akhavan, profesor hukum internasional yang terjebak mengatasi masalah ini, menjelaskan pada media Kanada: “Ia sesaat dibebaskan dari penjara di Iran sesudah desakan dari badan-badan hak asasi manusia PBB, serta ia harus melapor ke otoritas penjara .

“Tetapi ia justru tinggalkan negara itu serta datang ke Kanada lewat negara ke-3.”

Saudara wanita Malekpour mengupload videonya di sosial media saat ia datang di Kanada.

“Mimpi jelek pada akhirnya selesai. Ia kembali pada rumah serta berjumpa kembali dengan saudara perempuannya. Terima kasih Kanada,” tulisnya.

Malekpour tidak memberi perincian mengenai kondisi waktu kepulangannya.

Perancang situs online ini diamankan pada Oktober 2008 saat berkunjung ke ayahnya, yang kesehatannya lebih buruk, di Iran.

Ia memiliki pendapat jika program yang dia bikin ialah open source serta itu dipakai oleh situs situs lain tanpa ada sepengetahuannya.

Ia awalannya dijatuhi hukuman mati, sebab “menebarkan aksi koruptif di muka bumi”. Hukuman ini selanjutnya dirubah jadi penjara seumur hidup, sesudah ia diadukan “bertobat”.

Sepanjang dipenjara, Malekpour disiksa dengan fisik serta psikis. Ia habiskan lebih dari satu tahun di sel isolasi, menurut Amnesty International.